10 Gejala Kesehatan Yang Tidak Seharusnya Diabaikan Oleh Wanita

  January 12, 2018     Loraetta Brety Sebayang, S.Farm., M.Kes., Apt.     Informasi Kesehatan

10 Gejala Kesehatan Yang Tidak Seharusnya Diabaikan Oleh Wanita

Semua penyakit bermula dari gejala, mungkin gejala yang dirasakan satu atau bahkan lebih. Dengan mengetahui gejala awal, maka penyakit bisa saja dicegah perkembangannya. Namun, banyak dari kita yang mengabaikan gejala kesehatan, mengira bahwa hanya gejala biasa. Akibatnya, penyakit yang menyerang pun terlambat ditangani dan bahkan semakin sulit untuk diobati.

Baca Juga: 7 Penyakit Dengan Gejala Utama Kelelehan

Wanita, merupakan kaum yang rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, sebagai wanita, Anda harus mengetahui beberapa gejala kesehatan yang harus Anda waspadai. Berikut 10 gejala kesehatan tersebut:[2]

  1. Sakit Kepala

Sakit kepala seringkali terjadi akibat stres namun sering sakit kepala mungkin mengarah ke kondisi medis yang lebih serius. Ini bisa menjadi migrain tapi jika gejala migrain lain tidak ada, itu bisa menjadi sesuatu yang serius seperti aneurisma otak. Sejarah keluarga aneurisma otak atau kecanduan rokok mengurangi kemungkinan kondisi ini. Jika sakit kepala berlanjut, berkonsultasilah dengan ahli jantung berpengalaman.

  1. Kelelahan

Adalah normal jika merasa lelah setelah seharian bekerja, mengerjakan tugas di rumah dan keluarga. Namun, jika kondisinya terus-menerus, disarankan untuk diperiksa oleh ahli medis. Rasa lelah yang terus-menerus bisa menjadi pertanda masalah medis. Kelelahan ini bisa jadi akibat depresi, kerusakan organ hati, anemia, kanker paru-paru, sindrom kelelahan kronis, gagal ginjal, penyakit kardiovaskular, penyakit tiroid, sleep apnea, diabetes, hipotiroidisme atau bisa pula pertanda adanya penyakit jantung.

  1. Pendarahan rektum

Warna tinja bisa berubah dari hari ke hari. Warnanya tergantung dari makanan yang Anda konsumsi atau obat yang Anda konsumsi. Namun, pendarahan pada tinja bukanlah sesuatu yang harus dianggap remeh dan diabaikan. Kotoran dengan darah merah terang bisa jadi akibat perdarahan di usus besar atau wasir, borok, divertikulitis, penyakit radang usus (IBD) atau bahkan kanker usus. Wanita hamil terutama akan menganggap kondisi ini normal, tapi sebenarnya tidak. Pendarahan rektal bisa menjadi tanda kanker dubur. Jika diberikan perawatan medis tepat waktu, kondisi ini bisa disembuhkan. Karena itu, jika ada darah yang tertinggal pada kursi Anda, maka segera periksa dokter Anda sesegera mungkin.

  1. Perubahan pada usus yang ditandai gas atau nyeri

Nyeri di perut paling sering hanya karena adanya pembentukan gas atau reaksi terhadap sesuatu yang kita makan yang tidak sesuai dengan perut kita. Namun, rasa sakit di perut, kembung yang berlangsung lebih dari seminggu atau perubahan kebiasaan buang air besar mungkin karena kondisi serius seperti kanker usus besar, kanker ovarium, atau sindrom usus. Gejala lain kanker ovarium selain kembung dan rasa sakit di perut adalah sulit makan, buang air kecil sering dan terus-menerus.

  1. Sakit dada

Gejala penyakit jantung tidak kentara pada wanita dibanding pria. Perasaan gelisah di dada mudah disalahartikan sebagai gangguan asam lambung. Jika nyeri dada terus berlanjut selama beberapa hari, kunjungi dokter kardiolog/jantung yang Anda percaya sesegera mungkin karena nyeri dada akut bisa menjadi tanda peringatan dini serangan jantung.

  1. Kesulitan dalam bernafas

Jika Anda merasa sulit bernafas setelah aktivitas fisik normal, maka hal itu mungkin mengarah pada kemungkinan gangguan jantung. Namun beberapa kondisi seperti asma, kanker paru-paru, pneumonia, bronkitis kronis atau gumpalan darah mungkin menjadi alasan di balik sulitnya Anda bernafas.

  1. Tahi lalat

Baik itu pria atau wanita, setiap orang memiliki tahi lalat di kulit mereka dan banyak diantara mereka yang tidak berbahaya. Namun, jika Anda melihat tahi lalat di kulit Anda mulai tampak sedikit berbeda, maka beri perhatian. Salah satu penyebab utama kanker kulit adalah tahi lalat yang menjadi ganas seiring berjalannya waktu.

  1. Benjolan payudara

Banyak payudara wanita membengkak sebelum menstruasi atau selama kehamilan. Namun, jika Anda memiliki pembengkakan yang tidak biasa atau baru muncul, waspadalah karena benjolan payudara adalah salah satu gejala kanker payudara yang paling umum. Oleh karena itu, jika Anda melihat adanya benjolan di payudara atau perubahan warna (bintik ungu atau merah), berkonsultasilah dengan dokter segera dan dapatkan bimbingan medis untuk hal tersebut.

  1. Nyeri sendi

Pembengkakan kaki dan nyeri persisten pada persendian bisa mengarah pada radang sendi, lupus, ginjal atau penyakit hati. Seiring dengan nyeri sendi, jika Anda mengalami pembengkakan, kemerahan atau merasa panas di kaki tanpa alasan apapun, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda.

  1. Siklus menstruasi tidak teratur

Siklus menstruasi yang teratur adalah cara tubuh untuk memberi tahu hormone Anda dalam keadaan baik. Siklus menstruasi yang tidak menentu dapat meningkatkan risiko berkurangnya kesuburan dan terjadinya osteoporosis. Seiring dengan siklus menstruasi yang tidak teratur, pendarahan vagina setelah menopause juga tidak normal. Ini mungkin kelihatan berbahaya, tapi jangan dibiarkan, hal ini bisa menjadi pertanda masalah kesehatan yang serius seperti fibroid uterus atau endometritis, dll.

Baca Juga : Tidak Hanya Orang Tua, Yang Muda Juga Harus Medical Check Up. Ini Penting!

Untuk Anda yang ingin memeriksakan kesehatan, Anda juga dapat melakukan Medical check-up. Medical check-up diperlukan bukan hanya wanita, tapi laki-laki juga, baik anak muda maupun orang lanjut usia. Orang yang terlihat sehat pun perlu melakukan medical check-up, terutama untuk memeriksa tingkat kesehatan serta kemungkinan adanya penyakit serius yang belum menunjukkan gejala. [1]

Apabila ada hal-hal lain yang ingin dikonsultasikan dan ditanyakan, dapat menghubungi contact center “Kimia Farma Care” di nomor 1-500-255, dari Senin – Minggu pukul 07.00 – 21.00 WIB (pulsa lokal) atau Facebook/KimiaFarmaCare dan Twitter @kimiafarmacare. Dalam contact center tersebut, Anda dapat memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, baik konsultasi obat secara langsung dengan Apoteker, lokasi apotek Kimia Farma terdekat, keluhan pelanggan dan informasi lainnya.

Sumber:
  1. Alodokter.com. Untuk Apa Melakukan Medical Check-Up. [Accessible via internet at January 2017, published on http://www.alodokter.com/untuk-apa-melakukan-medical-check-up]
  2. Credihealth.com. (2017). 10 Health Symptoms Women Should Be Aware Of. [Accessible via internet at January 2017, published on https://www.credihealth.com/blog/health-symptoms-women-awareness]
Sumber gambar: https://www.verywell.com

Tag-tag:  GejalaMedicawanitakimiafarma

Bagikan

Berikan Pendapat Anda

comments powered by Disqus

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru dari Kimia Farma Apotek di inbox anda.

Klik untuk Berlangganan

Baca Juga