EFEK SAMPING PENGGUNAAN ANTI HISTAMIN BERLEBIHAN YANG HARUS DISAMPAIKAN APOTEKER

  December 22, 2017     Loraetta Brety Sebayang, S.Farm., M.Kes., Apt.     Informasi Kesehatan

EFEK SAMPING PENGGUNAAN ANTI HISTAMIN BERLEBIHAN YANG HARUS DISAMPAIKAN APOTEKER

Antihistamin bisa ditemukan di apotek, toko obat atau pusat perbelanjaan, yang dapat dibeli secara bebas dan ada pula yang harus menggunakan resep dokter.

Antihistamin adalah obat atau komponen obat yang berfungsi untuk menghalangi kerja zat histamin dan dipakai khususnya untuk mengobati alergi. Antihistamin biasa digunakan untuk mengobati rhinitis, alergi musiman, reaksi alergi akibat sengatan serangga, pruritus dengan gejala gatal, dan urtikaria atau biduran, alergi mata, dan alergi makanan. Selain itu, antihistamin juga bisa digunakan sebagai obat darurat untuk mengatasi anafilaksis (anafilaktik) atau reaksi alergi yang tergolong berat dan mematikan. Tidak hanya alergi, antihistamin juga kerap digunakan untuk mengatasi gejala mual atau muntah yang biasanya diakibatkan oleh mabuk kendaraan.[1]

Baca Juga: Ini Yang Harus Disampaikan Oleh Apoteker Tentang CTM

Antihistamin bekerja dengan cara memblokir zat histamin yang diproduksi tubuh. Sebenarnya zat histamin berfungsi melawan virus atau bakteri yang masuk ke tubuh. Ketika histamin melakukan perlawanan, tubuh akan mengalami peradangan. Namun pada orang yang mengalami alergi, kinerja histamin menjadi kacau karena zat kimia ini tidak lagi bisa membedakan objek yang berbahaya dan objek yang tidak berbahaya bagi tubuh, misalnya debu, bulu binatang, atau makanan. Alhasil, tubuh tetap mengalami peradangan atau reaksi alergi ketika objek tidak berbahaya itu masuk ke tubuh. [1]

National Library of Medicine (NLM) mengidentifikasi gejala awal overdosis untuk mencakup penglihatan kabur, mulut kering, pupil yang membesar dan / atau telinga mendengung. Banyak gejala awal menyerupai efek samping yang umum dari minum obat. Beberapa mungkin meningkat dari waktu ke waktu. Contoh efek samping lainnya meliputi kelemahan, gugup dan kulit yang memerah. [2]

Baca Juga: Apa Yang Harus Disampaikan Oleh Apoteker Tentang Pengunaan Obat Loratadine

Tanda-tanda Serius

Tanda-tanda serius akibat penggunaan antihistamin gemetar, insomnia, halusinasi dan kejang. Individu pada tahap ini harus mencari pertolongan medis karena ini adalah respons abnormal terhadap antihistamin. NLM juga menyebutkan tanda-tanda overdosis lainnya seperti detak jantung cepat, kejang, depresi, disorientasi, kantuk, eksitasi, tremor dan gemetar. [2]

Gejala Overdosis Lanjutan

Dalam kasus yang jarang terjadi, orang-orang yang overdosis pada antihistamin dapat mengalami kelainan yang disebut rhabdomyolysis, menurut sebuah artikel dalam "Southern Medical Journal" edisi bulan Oktober 2003. Kelainan ini menyebabkan kerusakan serius pada ginjal yang dapat menyebabkan gagal ginjal dan pankreatitis. [2]

Melihat bahwa efek samping obat ini juga dapat mengganggu kesehatan, maka sebaiknya penggunaan anti histamine harus digunakan sesuai aturan dan konsultasikan penggunaannya dengan tenaga kesehatan apoteker atau dokter.

Apabila ada hal-hal lain yang ingin dikonsultasikan dan ditanyakan, dapat menghubungi contact center “Kimia Farma Care” di nomor 1500-255, dari Senin – Minggu pukul 07.00 – 21.00 WIB (pulsa lokal) atau Facebook/KimiaFarmaCaredanTwitter @kimiafarmacare. Dalam contact center tersebut, Anda dapat memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, baik konsultasi obat secara langsung dengan Apoteker, lokasi apotek Kimia Farma terdekat, keluhan pelanggan dan informasi lainnya.

Sumber:
1. Alodokter.com. Antihistamin. [Accessible via internet at December 2017, Published on http://www.alodokter.com/antihistamin]
2. Harding, Sarah. (2017). Side Effects Of Too Much Antihistamines. [Accessible via internet at December 2017, Published on https://www.livestrong.com/article/36118-side-effects-much-antihistamines/]
Sumber gambar: http://thenewdaily.com.au

Tag-tag:  antihistaminalergioverdosis

Bagikan

Berikan Pendapat Anda

comments powered by Disqus

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru dari Kimia Farma Apotek di inbox anda.

Klik untuk Berlangganan

Baca Juga