Kimia Farma Apotek Mendukung Pelayanan Pasien PRB berbasis Medication Therapy Management (MTM)

  July 6, 2018     Putri Pertiwi Yulianti, S. Farm, Apt     Berita

Kimia Farma Apotek Mendukung Pelayanan Pasien PRB berbasis Medication Therapy Management (MTM)

Sebagai anak perusahaan BUMN PT Kimia Farma (Persero) Tbk. di bidang retail farmasi yaitu apotek dan klinik, PT Kimia Farma Apotek turut mendukung program-program pemerintah utamanya di bidang kesehatan. Selain Apotek-apotek Kimia Farma yang sudah dapat melayani permintaan obat dari pasien BPJS-Kes, Kimia Farma juga memiliki 500 klinik yang sebagian besarnya telah bekerjasama dengan BPJS-Kes sebagai FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pada hari Selasa, 3 Juli 2018, Kimia Farma Apotek melakukan rapat koordinasi dengan BPJS terkait penerapan Pelayanan Pasien PRB berbasis Medication Therapy Management (MTM). Program pelayanan pasien PRB berbasis MTM akan dilaksanakan secara pilot project di 15 apotek dengan pasien PRB terbanyak. Kimia Farma Apotek siap mendukung program baru tersebut untuk dengan menjadi bagian dalam pilot project yang rencananya akan diluncurkan di bulan Juli - Agustus 2018.

Baca juga : Bayar Iuran BPJS Anda di Apotek Kimia Farma

PRB atau Program Rujuk Balik merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada penderita penyakin kronis dengan kondisi stabil dan masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka panjang yang dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atas rekomendasi/rujukan dari dokter spesialis/sub spesialis yang merawat. Adapun penyakit-penyakit kronis yang termasuk dalam PRB adalah Diabetes Melitus, hipertensi, jantung, asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), epilepsi, gangguan kesehatan jiwa kronik, stroke, dan SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

Potensi pasien PRB secara nasional adalah sebanyak 2 juta jiwa (minimal 1,5 juta jiwa). Namun saat ini baru 30% pasien BPJS yang memanfaatkan PRB. Permasalahan utama selama ini adalah ketersediaan obat dan kesulitan memesan obat dikarenakan satu dan lain hal.

Oleh karena itu, BPJS-Kes berharap Kimia Farma Apotek dapat menjadi tangan kanan BPJS-Kes dalam melayani pasien PRB, karena dianggap bahwa tidak ada apotek lain yang semampu Kimia Farma Apotek dalam pengadaan obat. Selain itu BPJS-Kes juga berharap Kimia Farma Apotek mampu menjalankan MTM dengan maksimal serta menjadi apotek pengampu dalam program ini.

Tentu saja harapan ini dilandasi dengan tujuan adanya PRB yaitu untuk memastikan bahwa pemberian obat kronis (23 hari) tidak lagi dilakukan di rumah sakit, melainkan di apotek-apotek yang telah bekerjasama dengan BPJS-Kes. Serta menurunnya angka rujukan ke RS akibat dampak positif PRB yang dijalankan dengan maksimal.

Baca juga : 5 Poin Penting BPJS yang Perlu Diketahui oleh Tenaga Kesehatan

MTM sendiri merupakan pendekatan pasien-sentris dan bersifat komprehensif untuk mengoptimalkan penggunaan obat, mengurangi risiko efek samping, dan meningkatkan kepatuhan pengobatan. Program MTM ini akan melibatkan beberapa profesional kesehatan seperti dokter dan apoteker untuk saling berkolaborasi sehingga dapat meningkatkan komunikasi dengan pasien dan mengoptimalisasi penggunaan obat.

Kimia Farma selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan solusi kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Apabila ada hal-hal yang ingin dikonsultasikan dan ditanyakan, bisa menghubungi contact center “Kimia Farma Care” di nomor 1-500- 255 , dari Senin – Minggu pukul 07.00 – 21.00 WIB (pulsa lokal) atau Facebook/KimiaFarmaCare dan Twitter @kimiafarmacare.. Dalam contact center tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, baik konsultasi obat secara langsung dengan Apoteker, lokasi apotek Kimia Farma terdekat dan informasi lainnya.

Tag-tag:  apotekkimiafarmabpjskesehatan

Bagikan

Berikan Pendapat Anda

comments powered by Disqus

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru dari Kimia Farma Apotek di inbox anda.

Klik untuk Berlangganan

Baca Juga